Aeknauli Agro - Budidaya Ikan

Budidaya Ikan Gabus, Ikan Jahir, Ikan Pora-Pora, Ikan Lele dan Ikan Mas.

Aeknauli Agro - Pertanian dan Peternakan

Kopi, Padi, Jambu Air Hitam, Ayam Kampung, Alpukat, Tiung dan Enau

Aeknauli Agro - Stiker Himbauan

Berprestasi Tanpa Narkoba.

Aeknauli Agro - Stiker Himbauan

Jangan Buang Sampah Sembarangan

Aeknauli Agro - Stiker Himbauan

Larangan Merokok - Jaga Kesehatan Anda

Aeknauli Agro - Stiker Himbauan

Bersih Untuk Kita Semua - Jagalah Kebersihan

IKLIM EL NINO

Aeknauli Agro, Aek Nauli Agro, Aeknauli, Aek Nauli, Aek, Nauli, Agro, Humbahas, Natio, Iklim, El Nino AEKNAULI AGRO. El Nino adalah sebuah fenomena yang pertama kali teramati oleh para nelayan Peru dan Ekuador yang tinggal di pantai sekitar Samudera Pasifik bagian timur pada bulan Desember, tepatnya menjelang hari Natal. 

Pemberian nama El Nino itu sendiri berasal dari bahasa Spanyol, yang artinya “anak lelaki”. Fenomena meningkatnya suhu permukaan laut yang biasanya dingin mengakibatkan ikan berkurang akibat adanya upwelling atau arus naik permukaan. 

Fenomena El Nino memiliki periode 2 sampai 7 tahun, tetapi periode El Nino menjadi semakin pendek seiring dengan pemanasan global yang terjadi di dunia sekarang ini. El Nino adalah salah satu bentuk penyimpangan iklim yang terjadi di Samudera Pasifik. 

Hal ini ditandai dengan kenaikan suku permukaan laut di daerah khatulistiwa bagian tengah dan bagian timur. Hal ini mengakibatkan perubahan pola angin dan curah hujan yang ada di atasnya. Hujan banyak turun di Samudera Pasifik sementara itu di Indonesia dan Australia menjadi kering. Untuk memantau kejadian Iklim El Nino, biasanya digunakan data pengukuran suhu permukaan laut pada bujur 170 LU. 

Dampak yang paling nyata dari Iklim El Nino adalah kekeringan di Indonesia yang menyebabkan langkanya air di sejumlah daerah dan kemudian berakibat pada penurunan produksi pertanian seperti Puso (gagal panen padi). Selain itu, meluasnya kebakaran hutan yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Kebakaran ini berakibat darurat kabut asap yang menimbulkan terganggunya beberapa bandara udara beserta maskapai penerbangan, timbulnya ISPA (infeksi saluran pernapasan atas) dan terganggunya kegiatan belajar mengajar di sekolah serta kegiatan masyarakat.

Iklim El Nino di Indonesia terjadi mulai bulan April dan akan mencapai puncaknya pada bulan Agustus dan September. Kemudian, hal ini akan terus terjadi sampai bulan November atau Desember. Dampak fenomena El Nino ini diperparah ketika Indonesia memasuki Musim Kemarau. 

Periode musim kemarau normal dalam setahun berlangsung sejak Juni hingga Agustus, meskipun dapat juga terjadi dalam rentang yang lebih panjang yaitu sejak Mei hingga November. AEK NAULI AGRO. AEKNAULI HUMBAHAS.