TANAMAN CABE (Capsicum annuum L.)

Aeknauli Agro, Aeknauli, Agro, Tanaman, Cabe Merah, Cabe, Doloksanggul, Lintong, Dolok Sanggul, Humbahas AEKNAULI AGRO. Cabai merah (Capsicum annuum L.) termasuk dalam keluarga terong-terongan atau solanaceae  yang berasal dari daerah tropika dan subtropika benua Amerika  tepatnya Amerika Selatan dan Amerika Tengah termasuk Mexico dan Mexico dipercaya sebagai pusat asal penyebaran cabai merah yang masuk ke Indonesia pada abad ke – 16 oleh penjelajah Portugis dan Spanyol . 

Tanaman ini juga tersebar di daerah-daerah tropika lainnya. Dalam sistematika tumbuhan (taksonomi), tanaman cabe diklasifikasikan sebagai berikut : Kingdom = Plantae (Tumbuhan) ; Subkingdom = Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh); Super Divisi = Spermatophyta (Menghasilkan biji) ; Divisi = Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) ;Sub Divisi = Angiospermae ; Kelas = Dicotiledonae atau Magnoliopsida (berkeping dua/dikotil); Sub Kelas = Asteridae ; Ordo = Solanales ; Famili = Solanaceae (suku terung-terungan); Genus = Capsicum; Species = Capsicum annum L. 

Terdapat 5 ( lima) species domestik dari genus Capsicum yaitu Capsicumm annuum, Capsicum frutescencens, Capsicum baccatum, Capsicum pubescens, dan Capsicum chinensis, dan sekitar 25 species liar.. Dari kelima species tersebut C. annuum ( cabai besar, keriting, paprika) dan C. frutescens (cabai rawit) adalah merupakan species yang paling popular dan memiliki prospek ekonomi yang tinggi. 


Aeknauli Agro, Aeknauli, Agro, Tanaman, Cabe Merah, Cabe, Doloksanggul, Lintong, Dolok Sanggul, Humbahas Cabai merupakan bahan pangan yang sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Biasanya selain sebagai bumbu masakan, masyarakat mengolah cabai menjadi sambal pedas, menu favorit yang sulit untuk disingkirkan. Karena menurut mereka, sambal membuat selera makan mereka menjadi meningkat. Salah satu unsur yang mencolok dari sambal atau cabai adalah warnanya yang menggugah selera. 

Warna merah cabai sebenarnya disebabkan oleh kandungan likopen. Banyak yang beranggapan bahwa semakin merah warna cabai, maka rasanya akan semakin pedas. Namun, faktanya rasa pedas tersebut bukan disebabkan oleh kandungan likopen yang bertambah banyak. Melainkan kandungan kapsaisin yang tinggi pada cabai yang berwarna merah. Kapsaisin tersimpan dalam urat putih cabai, tempat melekatnya biji. Banyak orang yang membuat sambal dengan membuang biji cabai bersama uratnya untuk mengurangi rasa pedas. Padahal, kapsaisin dalam cabai juga memiliki manfaat/ khasiat yang luar biasa. 

Cabe merah besar Humbang / Humbahas dari dulu sudah terkenal dengan memiliki rasa pedas kapsaisin lebih banyak dibandingkan dari daerah lain dengan cabe sejenis. Hal ini dibuktikan banyaknya saudagar- saudagar dari Sumatera Barat (Padang) dan Siantar datang mencari cabe merah dari daerah Humbang / Humbahas. AEKNAULI. AEK NAULI. DOLOKSANGGUL. HUMBAHAS.